Saya termasuk sering bepergian malam, rasanya jengkel kalau tiba-tiba bohlam mati. Minimal sebulan sekali, surabaya-blitar. Berangkat dari surabaya sepulang kerja, jumat jam 6 sore sampai blitar jam 9 malam. Balik dari blitar berangkat senin jam 4 pagi sampai surabaya jam 7 pagi dan langsung kerja.
Biasanya pada lampu bohlam muncul flek hitam trus kurang terang, atau bohlam tiba2 putus kalau dibuat jalan kenceng. Yang paling jengkel bohlam setengah putus!, pertama lampu hidup lama kelamaan mati trus hidup lagi begitu terus. Setelah saya lihat ternyata filamen bohlam tidak menempel kuat pada kawat penyangganya, itu yang menyebabkan mati hidupmati hidup.
Harga bohlam original (merk philip) untuk sepeda motor thunder berkisar 43rb, sedangkan kwalitas bawahnya (kw2) buatan dalam negri rp 25rb. Spesifikasinya 12 Volt 35/35Watt (dua filamen). Dapat diganti dengan bohlam milik skuter vespa karena bentuk dudukan lampu (fiting) sama. Umumnya bohlam vespa spesifikasinya 12Volt 25/25Watt (daya lebih kecil). Harganya berkisar 7,5rb dan 13rb aja, lebih murah.
Karena daya lebih kecil (25Watt) saya sarankan memakai jenis Halogen biar cahaya yang dihasilkan cukup terang, bisa lebih terang dari originalnya philip. Cuma terdapat kelemahan lampu janis halogen kurang bagus saat musim penghujan karena tidak bisa menembus kabut (uap air) sehingga jarak pandang jadi terbatas.

No comments:
Post a Comment